20131022

Tahukah Pian? : Tentang Legenda Qilin?



Legenda Qilin



Dalam mitologi Tionghoa, Qilin berada di strata nomor dua urutannya yang terkuat setelah Naga. Namun, berdasarkan cerita legenda, Qilin dikenal sebagai hewan yang ramah dan tidak pernah menyakiti manusia yang kemudian menjaga klenteng.

Istimewanya, Qilin menjadi tempat peraduan bagi pasangan suami istri yang tidak kunjung mempunyai keturunan. Ceritanya bermula ketika Ibundanya Kong Zi [penyebar Kong Hu Cu] hendak melahirkannya, ada seekor Qilin yang menampakkan diri. Alhasil, Kong Zi mendapatkan berkat dan menjadi salah satu orang mempunyai pengaruh di dunia.

Tradisi untuk memohon diberikan keturunan tersebut akhirnya berkembang selama beberapa decade di Tiongkok. Namun, sejalan dengan waktu, tradisi ini akhirnya sirna. Soalnya bisa membelokkan keyakinan dari para dewa ke makhluk yang mirip macan ini. Sejak itulah, tidak ada yang memohon lagi kepada Qilin. Mereka kembali memohon kepada dewa dan dewi. Misalnya, Dewi Kwan Im yang juga dikenal dengan dewi lewas asih.

Lantas, bagaimana sebenarnya wujud Qilin ini? Ada dua jenis Qilin, yakni jantan dan betina. Yang jantan disebut Qi, sedangkan yang betina disebut Lin, karena berpasangan mereka disebut Qilin.

Qi memiliki tanduk dan bersurai. Dalam sejumlah legenda, Qi juga sering disebut mirip dengan singa. Sedangkan Lin, tidak punya tanduk, tapi senantiasa membawa sebuah bola sebagai mainannya. Kadang-kadang juga sambil menggendong seekor bayi Qilin.
Banyak versi yang menggambarkan wujud Qilin ini. Bahkan ada yang meyakini badan Qilin selalu diselimuti kobaran api, suaranya bagaikan petir, dan hanya menampakkan diri ketika suasana tentram dan tenang. Di Jepang, Qilin bahkan lebih tinggi stratanya dibandingkan dengan Naga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar